Segala yang kudengar, kurasa, dan kulihat ........
Heru Hastowo
Allahumma inni As-alukaa ridhaaka wal jannah ...
Afiliasi
Parsel, nasibmu kini
Monday, October 09, 2006
Apa salahnya parcel kok dilarang sama pemerintah, katanya parsel adalah pintu masuk terjadinya korupsi dengan asumsi tiada pemberian tanpa pamrih, padahal budaya ini sudah turun temurun kita lakukan bila lebaran tiba walaupun tidak dalam bentuk parsel ( istilah yang baru-baru aja popular ), masyarakat kita bila lebaran tiba saling mengunjungi dan memberi sajian apakah kue, ketupat, opor ayam dll. Lalu dimana andil parsel bagi berlangsungnya korupsi, bagaimana dengan sogokan berupa transfer antar rekening atau kunci mobil yang tak tampak oleh mata ? Apakah pemerintah bias mengawasi? Semua tergantung orangnya, ada-tidak adanya parsel tidak menunjukkan naik-turunnya indeks angka korupsi di Negara kita yang sudah mendarahdaging. Pelarangan menerima parsel jelas mematikan usaha jasa parsel belum lagi pengrajin wadah parsel yang berasal dari rakyat kecil ? jadi, STOP MELARANG!!!
" Lelaki Kecil dari Kota Kecil di Sudut Kalimantan bagian Timur, Suami dan Ayah dari seorang isteri dan dua orang titipanNYA. Saya hanya manusia biasa yang berusaha menggunakan hati,pikiran dan rasa dalam meniti hidup yang semakin tidak jelas ini sehingga semua yang ada di dalam halaman ini hanyalah wujud dari berfungsinya ketiga elemen itu. "