.:Lelaki Kecil dari Kota Kecil:.

Segala yang kudengar, kurasa, dan kulihat ........

 

Heru Hastowo
Allahumma inni As-alukaa ridhaaka wal jannah ...
Afiliasi

Free Blogger Templates

BLOGGER

La Tahzan ; Jangan Bersedih
Saturday, September 29, 2007

Sudah Nonton Nagabonar ( jadi ) 2 ? Kalo sudah ingat buku yang dihadiahkan Si Naga kepada Sopir Bajaj ? Ini dia bukunya, very recommended untuk dibaca ....

LA TAHZAN; Jangan Bersedih itulah judul buku yang ditulis Dr. ‘Aid ‘Abdullah Al-Qarni, seorang ahli hadis dan sarjana di sebuah universitas di Saudi Arabia.
Buku setebal lebih 500 halaman yang diterjemahkan oleh Samson Rahman, MA cukup menarik dengan gaya bahasa dan penulisan yang mengalir dan lugas yang seakan-akan lari dari pakem buku Arab klasik namun padat dan bernuansa Rabbani tanpa mengesampingkan sisi-sisi duniawi untuk menatap dunia dengan pandangan yang seimbang, menjadi idealis dengan tetap realistis.
Meski semacam self help, buku ini berbeda dengan buku yang lain karena ia memberi solusi pemecahan persoalan yang kita hadapi dengan membuka halaman berapa saja dalam buku ini. Menurut Samson yang juga seorang Da’i, buku ini mengantar kita untuk membaca dengan santai agar kita tidak sia-sia membuang waktu dan energi memikirkan persoalan yang sudah terjadi. perbedaan lain adalah bila kita membaca buku-buku semacam ini karya orang Barat umumnya lebih memberi solusi yang bersifat duniawi atau material dan tidak pada yang lebih mendalam yaitu rohani.
La Tahzan- Jangan Bersedih.Sebenarnya dalam hidup ini tidak ada yang perlu ditangisi dan disedihkan. Kita harus banyak tersenyum daripada menangis., karena bukankah kesedihan adalah sikap orang yang frustrasi? Bedah buku ini cukup menarik pengunjung yang sudah cukup jenuh dengan keseharian. Apalagi dikatakan Samson sebagai pembicara bahwa membaca buku ini membawa perubahan sikap hidup kita dalam menghadapi kehidupan yang serba rumit. Ia menawarkan satu resep yang tidak diberikan oleh buku lain berupa jeda atau rehat berisi kisah-kisah kecil ketika kita capek membaca. Ia mengajarkan kita untuk selalu berdoa kemudian mencari solusi permasalahan yang kita hadapi. Doa sebagai pendorong bukan sebagai sebagai akhir dari apa yang kita inginkan. Kita tahu bahwa kesedihan adalah sesuatu yang berbahaya dan tidak membawa manfaat.
Ada 30 hal yang menjadikan manusia berbahagia, di antaranya: Bekerja hari ini pada tingkat yang optimal, Kerjakan segera, jangan menunda, Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi biarkan ia lewat, Bila kita melakukan kebaikan jangan tunggu orang mensyukuri atau berterimakasih pada kita. Dan banyak lagi nasihat bijak lainnya.
Membaca buku ini akan menggiring kita untuk melupakan tekanan hidup, sesaknya perjalanan usia dan beban perjalanan hidup. Mengajak kita untuk bergembira dan berbahagia, optimis dan tenang. Bila Anda membaca La Tahzan; Jangan Bersedih, mungkin Anda akan optimis dengan menjalani hidup ini dengan apa adanya, dengan penuh ketulusan dan keriangan. Semoga....
posted by Heru Hastowo @ 8:57 AM   0 comments
Nuzulul Qur'an
Ramadhan Tujuh Belas
Pada bulan Ramadhan banyak umat Islam yang menggelar acara peringatan Nuzulul Qur’an. Untuk itu perlu kiranya kali ini menyoroti masalah Nuzulul Qur’an, hukum memperingatinya dan fungsi utama diturunkannya Al-Qur’an.
Syekh Shafiyur Rahman Al-Mubarakfuriy (penulis Sirah Nabawiyah) menyatakan bahwa para ahli sejarah banyak berbeda pendapat tentang kapan waktu pertama kali diturunkannya Al-Qur’an, pada bulan apa dan tanggal berapa, paling tidak ada tiga pendapat :
Pertama: Pendapat yang mengatakan bahwa Nuzulul Qur’an itu ada pada bulan Rabiul Awwal,
Kedua: Pendapat yang mengatakan bahwa Nuzulul Qur’an itu pada bulan Rajab,
Ketiga: Pendapat yang mengatakan bahwa Nuzulul Qur’an itu pada bulan Ramadhan.
Yang berpendapat pada bulan Rabiul Awwal pecah menjadi tiga, ada yang mengatakan awal Rabiul Awwal, ada yang mengatakan tanggal 8 Rabiul Awwal dan ada pula yang mengatakan tanggal 18 Rabiul Awwal (yang terakhir ini diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiallaahu anhu).
Kemudian yang berpendapat pada bulan Rajab terpecah menjadi dua. Ada yang mengatakan tanggal 17 dan ada yang mengatakan tanggal 27 Rajab (hal ini diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallaahu anhu -lihat Mukhtashar Siratir Rasul, Syaikh Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab An-Najdy, hal.75 -).
Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani di dalam Fathul Bari berkata bahwa: Imam Al-Baihaqi telah mengisahkan bahwa masa wahyu mimpi adalah 6(enam) bulan.
Maka berdasarkan kisah ini permulaan kenabian dimulai dengan mimpi shalihah (yang benar) yang terjadi pada bulan kelahirannya yaitu bulan Rabiul Awwal ketika usia beliau genap 40 tahun. Kemudian permulaan wahyu yaqzhah (dalam keadaan terjaga) dimulai pada bulan Ramadhan.
Sesungguhnya kita menguatkan pendapat yang mengatakan bahwa Nuzulul Qur’an ada pada bulan Ramadhan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, artinya,“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an” (Al-Baqarah:185 ). Dan Allah berfirman, artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan” (Al-Qadr :1).
Seperti yang telah kita maklumi bahwa Lailatul Qadr itu ada pada bulan Ramadhan yaitu malam yang dimaksudkan dalam firman Allah yang artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan” (Ad-Dukhaan:3 ).
Dan karena menyepinya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam di gua Hira’ adalah pada bulan Ramadhan, dan kejadian turunnya Jibril as adalah di dalam gua Hira’. Jadi Nuzulul Qur’an ada pada bulan Ramadhan, pada hari Senin, sebab semua ahli sejarah atau sebagian besar mereka sepakat bahwa diutusnya beliau menjadi Nabi adalah pada hari Senin. Hal ini sangat kuat karena Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam ketika ditanya tentang puasa Senin beliau menjawab: “Di dalamya aku dilahirkan dan di dalamnya diturunkan (wahyu) atasku” (HR. Muslim).
Dalam sebuah lafadz dikatakan “Itu adalah hari dimana aku dilahirkan dan hari dimana aku diutus atau diturunkan (wahyu) atasku”(HR. Muslim, Ahmad, Baihaqi dan Al-Hakim).
Akan tetapi pendapat ketiga inipun pecah menjadi lima, ada yang mengatakan tanggal 7 (hari Senin), ada yang mengatakan tanggal 14 (hari Senin), ada yang mengatakan tanggal 17 (hari Kamis), ada yang mengatakan tanggal 21 (hari Senin) dan ada yang mengatakan tanggal24 (hari Kamis).
Pendapat ” 17Ramadhan” diriwayatkan dari sahabat Al-Bara’ bin Azib dan dipilih oleh Ibnu Ishaq, kemudian oleh Ustadz Muhammad Huzhari Bik.
Pendapat ” 21Ramadhan” dipilih oleh Syekh Al-Mubarakfuriy, karena Lailatul Qadr ada pada malam ganjil, sedangkan hari Senin pada tahun itu adalah tanggal7 ,14 , 21 dan28 .
Sedangkan pendapat ” 24Ramadhan” diriwayatkan dari Aisyah, Jabir dan Watsilah bin Asqo’ , dan dipilih oleh Ibnu Hajar Al-Haitamiy, ia mengatakan: “Ini sangat kuat dari segi riwayat”.
Karena itu memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an pertama kali tidaklah penting, sebab di samping hal itu tidak dicontohkan oleh Rasulullah, para sahabatnya dan para tabi’in, Al-Qur’an diturunkan tidaklah untuk diperingati tetapi untuk memperingatkan kita.
Peristiwa Nuzulul Qur’an bukanlah diharapkan agar dijadikan sebagai hari raya oleh umat ini, yang dirayakan setiap tahun, karena Islam bukanlah agama perayaan sebagaimana halnya agama-agama lain.”
Islam tidak memerlukan polesan, tidak perlu dibungkus dengan perayaan-perayaan yang membuat orang-orang tertarik kepadanya. Karena itu pesta hari raya tahunan di dalam Islam hanya ada dua yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.
Jadi turunnya Al-Qur’an bukan untuk diperingati setiap tahunnya, melainkan untuk memperingatkan kita setiap saat.
Allah Subhanahu wa Ta’ala menegaskan, artinya: “Alif Lam Mim Shaad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman” (Al-A’raaf:1-2).
Bukan Cara Salafus ShalihMemperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an bukanlah cara orang-orang shaleh yang muttaqin. Akan tetapi jejak ulama-ulama salaf adalah membaca Al-Qur’an, membaca dan membaca lagi. Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman, artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi” (Faathir:29 ).
Apalagi di bulan Ramadhan, bulan Al-Qur’an ini, Umar radhiallaahu anhu berkata: “Seandainya kita bersih, tentu akan merasa kenyang dari kalam Allah. Sesungguhnya aku amat tidak suka manakala datang sebuah hari sementara aku tidak membaca Al-Qur’an.”
Karena itu beliau tidak meninggal dunia sehingga mushafnya sobek karena seringnya dibaca. Dan ketika menjadi imam pada shalat shubuh beliau sering membaca surat Yusuf yang terdiri dari 111 ayat tertulis dalam 13 halaman, yang berarti satu sepertiga juz.
Hal ini tidak mengherankan karena khalifah kedua Umar bin Khatthab radhiallaahu anhu ketika memimpin shalat shubuh juga selalu membaca surat-surat yang bilangan ayatnya lebih dari 100 ayat seperti surat Al Kahfi (11 halaman), surat Maryam (7 halaman) dan surat Thaha (10 halaman).
Begitulah generasi Qur’ani sangat mencintai Al-Qur’an. Mereka tidak pernah merayakan peristiwa Nuzulul Qur’an tetapi shalatnya membaca ratusan ayat, sementara kita sebaliknya.
Shalat tarawih di jaman salaf rata-rata membutuh-kan waktu 5 jam, dan kadang-kadang semalam suntuk, yang berarti setiap satu rakaat tarawih (dari sebelas rakaat) membutuhkan waktu 40 menit. Bahkan para sahabat banyak yang shalat sambil bersandar dengan tongkat karena terlalu lamanya berdiri.
Mengkhususkan Membaca Al-Qur’anPara tabi’in dan tabi’ittabi’in, karena begitu memahami arti dari Ramadhan, bulan Al-Qur’an, dan begitu kuatnya dalam mencintai Al-Qur’an, maka bila bulan Ramadhan tiba mereka mengkhususkan diri untuk membaca Al-Qur’an seperti yang dilakukan oleh Imam Az-Zuhri dan Sufyan Ats-Tsauri. Sehingga dalam satu bulan khatam Al-Qur’an berpuluh puluh kali. Imam Qatadah umpamanya, di luar Ramadhan khatam setiap tujuh hari, di dalam Ramadhan khatam setiap tiga hari, dan di sepuluh hari terakhir khatam setiap hari. Sementara Imam Syafi’i di luar Ramadhan setiap hari khatam sekali, dan di dalam Ramadhan setiap hari khatam dua kali. Itu semua di luar shalat.
Begitulah ulama Ahlus Sunah tidak pernah merayakan Nuzulul Qur’an, namun setiap hari khatam Al-Qur’an, ada yang sekali dan ada yang dua kali. Sementara kita sebulan Ramadhan jika khatam sekali saja maka sudah puas dan gembira. Itupun bisa dihitung dengan jari.
Bahkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah selama di dalam penjara, dari tanggal 7 Sya’ban 726 H sampai wafatnya 22 Dzulqa’dah 728 H, selama2 tahun 4 bulan beliau telah mengkhatamkan Al-Qur’an bersama saudaranya Syeikh Zainuddin Ibnu Taimiyah sebanyak 80 kali khatam, yang berarti rata-rata setiap 10 hari khatam satu kali. Semoga Allah merahmati kita bersama mereka dan semoga kita bisa meneladani Rasulullah n, dan para sahabatnya, dan para ulama salaf dalam mencintai Al-Qur’an dan di dalam tata cara ibadah lainnya. Amin.
disarikan dari berbagai sumber
posted by Heru Hastowo @ 8:33 AM   0 comments
Bila Batu Tergelatak di Tengah Jalan
Bila sebuah batu tergeletak di jalan
Dan ia membahayakan pemakai jalanAnda memungutnya,
dan mencari seseorang untuk membahas
Apa yang dapat kita perbuat agar batu tersebut bermanfaat
Itulah Islam
Islam adalah untuk menjaga kesuburan tiap sudut tanah
Untuk mengagumi gunung dan laut yang luas, a
tau sekadar untuk menyirami tanaman,
Untuk berenang dalam air sambil bersyukur kepada Allah
Atau untuk menghirup udara dengan kerinduan untuk bertemu Allah
Islam adalah, bila ada satu makhluk sedang kelaparan,
Walau ia hanya seekor anjing,
Anda merasa tidak enak karena kenyang seorang diri
Maka Anda lalu belajar untuk merasakan lapar,
Sebelum Anda merasa layak disebut sebagai saudara oleh orang-orang lapar.
Islam adalah, ketika seseorang merasa haus
Bahkan bila ia adalah seorang yang akan membunuh Anda,
Anda merasakan kehausannya Dan berbagi air Anda dengannya
Islam adalah Ketika Anda melihat seseorang dipinggirkan dan merasa sendirian
Anda menghampirinya dan mengucapkan salam kepadanya
Islam adalah Mencintai bahkan orang-orang yang membenci Anda,
Dan memuji dengan bijak Seseorang yang menganggap Anda sebagai musuhnya
Islam adalah komunitas yang berdamai dengan alam Sungai dan hutan,
air dan daratan, gunung dan laut
Yang mereka cintai seolah-olah isteri-isteri mereka sendiri
Menjaga kesuburannya semata-mata dengan cinta
Islam adalah Sebuah pemerintah yang menganggap rakyatnya sebagai seorang isteri,
Saling menyayangi, bekerjasama dengan keseimbangan
kekuasaan antara yang satu dengan yang lain,
Islam adalah keadaan di mana si kuat memahami pentingnya si lemah
Dan si lemah tidak menikmati kelemahan dan ketergantungannya
Salam berarti perdamaian
Islam berarti upaya mencari, membangun dan menciptakan perdamaian
Humanitas Islam berarti pengertian untuk saling memanusiakan satu sama lain
Budaya Islam adalah Kedamaian pikiran dan hati
Perekonomian Islam berarti tak seorangpun kekurangan gizi
dan tak seorangpun kelebihan gizi
Politik islam berarti demokrasi sejati dan jujur
Filosofi Islam adalah kesimbangan antara hak-hak azasi
dan kewajiban-kewajiban azasi manusia
Salam berarti perdamaian
Islam berarti pembebasan menuju perdamaian
Islam berarti kerja emansipasi menuju kehidupan
yang penuh kedamaian bagi semua manusia
Emha Ainun Nadjib suatu ketika
posted by Heru Hastowo @ 8:26 AM   0 comments
Puasa
Atas nama ibadahku
orang -orang tidakboleh makan dan minum di siang hari,
warung tidak boleh buka di sianghari ,
kehidupan malam harus meredupkan lampunya
Atas nama ibadahku,
saya harus dihormati karena saya sedang berpuasa,
itukah hakekat puasa ?
posted by Heru Hastowo @ 8:24 AM   0 comments
Saya Adalah . . .

" Lelaki Kecil dari Kota Kecil di Sudut Kalimantan bagian Timur, Suami dan Ayah dari seorang isteri dan dua orang titipanNYA. Saya hanya manusia biasa yang berusaha menggunakan hati,pikiran dan rasa dalam meniti hidup yang semakin tidak jelas ini sehingga semua yang ada di dalam halaman ini hanyalah wujud dari berfungsinya ketiga elemen itu. "

Menu Hari Ini
Menu Lalu
Klik Juga
oggix.com : <a href=http://oggix.com> Free Shoutbox & Complete Blog Tools</a>
yang lagi liat :
page counter