Menarik menyimak perbincangan bertajuk Cover Story di sebuah Stasiun Televisi yang menurut saya cerdas dan mencerdaskan dengan program-programnya di tengah kepungan sinetron yang sangat jauh dari nalar. Acara berdurasi satu jam dikurangi commercial break time itu membahas Capres dari Generasi Muda. Mungkin akhir-akhir ini mata kita dijejali dengan iklan-iklan personal para kandidat presiden, ada yang terangan-terangan ada pula yang malu-malu dengan kemasan yang nyaris sama, menjual harapan akan Indonesia yang lebih baik, sebut saja Prabowo, Rizal Mallarangeng, Sutrisno Bachir dan lain-lainnya. Munculnya para generasi muda ini di lain sisi saya melihatnya sebagai kegelisahan kaum muda terhadap stagnasi Leadership Reform sejak runtuhnya Orde Baru sebagai personifikasi dari Soeharto, sejak Soeharto jatuh praktis kita hanya disodori dengan nama-nama yang hanya reduplikasi dari tahun tahun sebelumnya bahkan sampai sekarang, Megawati, Amien Rasi, Wiranto, Akbar Tanjung, Gus Dur, spectrum sosok pemimpin begitu sempitnya, hal ini yang mendasari kaum muda untuk maju mengambil alih kepemimpin di Negara yang carut-marut ini. Dari perspektif lain kemunculan para tokoh muda menurut saya bisa jadi hanya euphoria atas munculnya sosok Barrack Obama di Amerika Serikat yang memenangi konvensi sebagai Capres dari Partai Demokrat, bisa dikatakan ini adalah OBAMA’s EFFECT, dampak dari kemenangan Obama menjalar jauh melintasi lautan luas sampai ke Indonesia, maka munculnya nama-nama tokoh muda seperti yang saya sebutkan di atas. Terlepas dari hipotesa ini, tentu harapan kita semakin banyak yang menjadi Capres semakin banyak alternative pilihan, pilihan ada di tangan kita, pun jika kita memutuskan untuk tidak memilih.
Suatu malam, anak saya dengan polosnya bertanya : “ siap itu dad ? “ ketika melihat iklan Rizal Mallarangeng, dengan santainya saya jawab : “Itu Calon Presiden”, terlepas dari dia mengerti atau tidak, pertanyaan yang sama muncul ketika dia melihat iklan Prabowo dengan para petani dan kembali saya jawab dengan jawaban yang sama, setelah itu muncul iklan sepeda motor yang bisa merobek celana saking kencangnya yang dibintangi oleh seorang comedian. Anak saya kembali bertanya : “ dad, Komeng calon Presiden jugakah? “ Jawaban saya ; Iya kali …….
Intinya, kita butuh pemimpin yang bisa amanah memegang sumpah dan janjinya bahwa niatnya hanyalah demi kesejahteraan orang banyak.
Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada, mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah,( Q.S. Al Anbiyaa’ : 73 )
|