
Pria ini sudah terpilih jadi President di sebuah negara yang dari dulu merasa sebagai "Globo Cop " atawa polisi dunia, banyak harapan di pundak pria hitam manis ini akan membawa Amerika Serikat yang lebih friendly. Kita -Indonesia- sangat menaruh ekspekstasi luar biasa besarnya terhadapnya dan kita menyambutnya dengan perasaan senang luar biasa seolah dia adalah warga negara kita yang terpilih jadi presiden di negera lain, seperti rakyat Kenya tempat bapaknya berasal padahal menurut saya siapapun dia tidak akan banyak membawa perubahan apa-apa terhadap cara pandang, sikap dan political will AS secara keseluruhan, singkatnya jangan terlalu berharap banyak terhadap dia karena bagaimanapun dia adalah "Amerika Serikat", berharaplah pada kekuatan kita sendiri, itu lebih bijak dan realistis. |